Loading

Sabtu, 21 Februari 2009

LIHATLAH LEBIH DEKAT


Melihat dan mengenal diri pribadi kita lebih dekat patut tuk dilakukan setiap saat dan sesering mungkin. Diri ini tak pernah dapat menilai diri kita sendiri hanya dalam sekali pengenalan dan penilaian, lalu mengklaim bahwa diri ini seperti apa yang telah kita kenal.

Setiap detik kita dapat berubah, apakah itu menjadi lebih baik atau bahkan mundur ke belakang. Keistiqomahan tuk tetap berjalan di koridorÑya yang menuntut kita untuk tetap. Tetap berkembang menuju arah yang lebih baik.

Cermin terbaik kita kadang bukanlah sahabat terdekat yang menyayangi kita. Cermin itu adalah justru musuh yang sangat membenci kita. Mengapa? karena tanpa di minta, ia akan sangat senang tuk memberitahukan apa saja kejelekan kita, dan apa saja kesalahan yang telah kita perbuat tanpa ada satu pun kekurangan kita yang akan disembunyikannya.

Peranan sahabat bagaikan air yang membersihkan cermin yang kita miliki, agar kita dapat memandang bayangan yang dipantulkan terlihat lebih jernih dan indah dipandang. Setiap nasihat yang diberikan sahabat begitu menyejukan hati, menentramkan jiwa, walau kadang terasa pedas dan perih namun kan berbuah manis jika kita ikhlas menerima dan menerapkannya.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ternyata melihat diri lebih dekat itu tidaklah mudah. "klaim" diri telah menutup sebagian cermin dari cahaya yang akan memantulkan bayangan jernih dari baliknya.

Hati-hatilah terhadap hati. Seringkali "klaim diri" bahwa kita sudah bersikap baik dan perhatian terhadap semua orang, di salahartikan oleh sebagian orang yang tidak mengetahui "klaim diri" kita sendiri, karena memang mereka tidak mengenal diri kita lebih jauh.
Kadang kebaikan itu bisa jadi dimanfaatkan oleh orang lain. atau bahkan orang lain itu meminta lebih dari kebaikan yang telah kita berikan.
Disinilah peran sahabat dibutuhkan untuk mengingatkan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siapa aja boleh komentar disini,

Terima kasih telah menggunakan bahasa yang santun .. ^_______^