Loading

Jumat, 29 Januari 2010

Satu Jam Yang Bermakna



Seringkali kita temukan kalimat motivasi tenteang satu jam yang bermakna yang dapat mengubah hidup seseorang seumur hidupnya. Detik demi detik yang kulewati ku harap menjadi waktu yang bermakna, tak hanya satu jam saja. Tiap detik harus menjadi detik yang bermakna.

Perubahan hidup ketika menyadari potensi besar yang dimiliki ku rasa adalah makna dari tiap detik yang terlewati.

Hati ini selalu bertanya, otak dan akal pikiran selalu berpikir tentang potensi besar apa yang ada dalam diri ini, yang dapat mengubah hidupku menjadi lebih baik. Keinginan dan harapan terlalu banyak, namun fokus dalam satu hal pun belum optimal.

Semakin hari ku bertambah yakin, bahwa ku memiliki potensi yang besar untuk mengubah hiduppku, bahkan mengubah dunia menjadi lebih baik, tapi apakah potensi besar itu? Bagaimana cara menggalinya? Hmm....semakin berpikir maka daya imajinasiku pun bermain. Kubayangkan bahwa diriku adalah seseorang yang telah sukses dalam hal dunia dan merintis kesuksesan akhirat hingga waktunya tiba dengan cara istiqomah. Ku berdiri di tengah acara besar menjadi seorang motivator agar orang lain dapat merasakan kesuksesan yang telah ku raih.

Kubicara banyak hal tentang awal kesuksesan, kegagalan yang pernah dialami, ejekan dan cibiran orang lain, masa menjadi pegawai rendahan dan direndahkan. Saat orang lain menertawakan segala mimpi besarku. Namun ku yakin bahwa aku akan berhasil dan aku pun dapat meraihnya.

Maka ku buktikan bahwa mimpi dan harapanku pun dapat menjadi kenyatan. Lalu lihat mereka yang selalu merendahkanku, apa yang telah mereka raih, karena mereka tak pernah memiliki mimpi yang besar maka mereka tak akan dapat merubah dunia jika hidup hanya mengikuti detak dari detik jam saja.

Sukses itu tidak hanya baik untuk diri sendiri namun mempunyai pengaruh yang besar bagi keluarga, pasangan hidup, lingkungan terdekat dan masyarakat luas.

Ku harap imajinasiku menjadi kenyataan agar kelak ku dapat berteriak lantang bahwa aku berhasil.

Saat ini mungkin aku hanya seorang pegawai rendahan yang tidak dihargai, hanya digaji rendah dalam hitungan jam, dan tanpa penghargaan sedikit pun namun kelak suatu hari nanti ku yakin akan mampu mencapai asa memiliki ratusan pegawai atau mungkin ribuan pegawai yang tidak akan bermental pegawai rendahan. Kan ku bantu mereka bukan hanya secara materi tapi juga dengan sentuhan hati secara spiritual yang kokoh agar mereka kelak tidak selamanya menjadi pegawai, mereka mungkin akan jauh lebih hebat daripada diri ini.

Karena manusia tidak memiliki hak untuk membatasai manusia lain agar meraih mimpinya.

Hidup yang kita jalankan hanyalah sesaat saja, bagaikan seorang penyebrang jalan. Hanya bagaikan kejapan mata.Kita harus memahami hidup kita. Pengertian tentang hidup dengan melihat seluruh permasalahan yang datang dari berbagai sudut pandang, membuka pikiran, memperluas wawasan. Sama seperti kita ingin membahagiakan pasangan hidup kita, maka hidup kita sendirilah yang terlebih dahulu kita bahagiakan, menghargai diri sendiri agar orang lain pun dapat menghargai kita.

Sesungguhnya apa yang kita lakukan pada diri kita dan orang lain adalah hal yang kita ingin dapatkan dari lingkungan kita, maka pahami makna kehidupan dengan lebih dalam.

Dunia ini waktunya beramal, akhirat kelak waktunya tuk memetik hasil amal kita.

Manfaatkan waktu tuk beramal

Menjalani proses hidup bukan hasil

Tiap detik dan jam yang bermakna adalah proses sukses hingga kehidupan dunia berakhir menuju kehidupan selanjutnya, persiapkan bekal tuk perjalanan panjang berikutnya.

3 komentar:

  1. Semangat tuk wujudkan mimpi dan harapan..........



    ^_________^.........

    BalasHapus
  2. Luar biasa mimpinya, semoga tercapai, amin. Tau ga? mimpi itu instrument/alat ukur terjujur tentang bagaimana kepribadian, sikap dan reaksi kita dalam segala hal. Sebagai contoh ketika kita lari melihat hantu dalam mimpi itu berarti di dunia nyata kita sebenarnya takut pada hantu walaupun kita bilang tidak. Atau ketika dalam mimpi kita dihadapkan pada dua pilihan atau keputusan maka sikap kita menghadapinya juga sikap kita di dunia nyata. Pada pelajaran fisika kita belajar tentang energi potensial yang rumusnya mgh, berarti energi potensial akan lebih besar kalau si masa benda makin besar juga, tapi di rumus itu ada gravitasi dan tinggi yang berarti semakin besar energi potensial maka semakin besar gaya gravitasi dan semakin tinggi posisi bendanya. so, kalau sekarang kita pada posisi yang ga punya tantangan dan beban berarti sebenarnya potensi kita.... Ada seorang kakek dimasa kecilnya dia bermimpi ingin jadi penguasa dunia, ketika usia remaja mimpi itu sulit tercapai dan akhirnya dia hanya ingin memimpin negara tapi itu pun saat usia keemasan sulit tercapai sehingga target itu pun diturunkan dan hanya ingin merubah keluarganya. mimpi terakhir itu pun tak tercapai menjelang wafatnya sampai akhirnya dia tersadar bahwa dia belum memimpin dan merubah apapun bahkan dirinya.
    Waduh udah kebanyakn tulisan saya, maklum kalau udah nulis sulit berhentinya...Akhir kata, tembok dihadapan kita bukan untuk kita hancurkan karena menghalangi jalan kita tapi sebuah nikmat karena sebenarnya tembok itu memberikan jalan lain yang lebih baik untuk kita...

    BalasHapus
  3. ... Amin..... thanks doa nya

    BalasHapus

Siapa aja boleh komentar disini,

Terima kasih telah menggunakan bahasa yang santun .. ^_______^