Loading

Jumat, 24 Desember 2010

Akhir Tahun 2010 Jelang Tahun 2011


Akhir tahun 2010. Rasanya cepat sekali waktu berlalu tanpa henti, sepekan lagi kita akan meninggalkan tahun 2010 Masehi, meski tahun baru Hijriah telah datang. Sudah menjadi kebiasaan kita klo lebih terasa pergantian tahun masehi.

Merenungi kembali perjalanan kehidupan selama setahun kebelakang, apa sajakah yang telah dilakukan dan apa saja yg belum dilakukan. Membuat daftar targetan untuk tahun berikutnya, baik jangka panjang ataupun jangka pendek. Membuat hal-hal yang dapat mewujudkan apa yang hendak kita raih dan membuat segalanya jadi lebih mudah untuk direalisasikan.

Terkadang terpikir bahwa tak semua yang kita harapkan itu menjadi kenyataan karena kurangnya usaha dan doa kita sendiri. Lebih sering berkhayal tanpa melihat kemampuan kita. Sibuk dengan sesuatu yang belum pasti, dan menyesali apa yang telah terjadi. Mungkin hanya sedikit dari sekian banyak targetan yang tercapai, meski begitu tak menyurutkan semangatku untuk membuat sebuah perencanaan baru yang terlihat lebih matang daripada tahun sebelumnya.

Meminimalisasikan kesalahan yang telah dibuat pada tahun sebelumnya dan mengusahakan perbaikan pada tahun berikutnya. Semua hal pasti ada resikonya, ada halangannya, ada rintangannya, ujian dan cobaan yang silih berganti menghampiri, bahkan mungkin azab-azab kecil yang diberikanNya atas kesalahan dan kelalaian kita.

Tak semua yang direncanakan itu terlaksana, yup.. tapi kita harus selalu berpikir positif atas apa yang telah ditentukanNya, berharap memang semua hal yang telah terjadi ini adalah benar-benar yang terbaik untuk kita. Atau mungkin doa yang dipanjatkan di pending olehNya untuk diganti dengan yang lebih baik daripada doa tersebut dikabulkan dalam waktu dekat. Maka sabar menjadi andalan dalam menjalani kehidupan. Meski jujur, ku tak begitu ikhlas dan sabar, ku masih terus belajar dan berusaha agar rasa sabar dan ikhlas itu terus ada dalam diri kita.

Banyak hal sebenarnya yang ingin diungkapkan, namun ada batas dalam tiap kejadian, apa yang harus diungkap dan apa yang harus dirahasiakan. Masing-masing manusia memiliki masa lalu, dan ku menghargai tuk mengungkit serta mengungkapnya, karena itu ku pun berharap semua orang kan menghargai masa laluku.

Tak selamanya kenangan pahit itu menyakitkan, dan tak selamanya kenangan indah itu menyenangkan. Tak harus dilupakan namun tak harus selalu diingat. Kita hidup pada hari ini, kenyataan ada pada saat ini, kenangan ada pada hari kemarin, dan harapan ada pada hari esok. Berharap lebih bijaksana lagi dalam bersikap, berpikir, dan mengambil sebuah keputusan penting dalam hidup.

3 komentar:

Siapa aja boleh komentar disini,

Terima kasih telah menggunakan bahasa yang santun .. ^_______^