Loading

Sabtu, 22 September 2012

Secercah Harapan

Di Tengah suasana hati yang tidak menentu masih ada secercah harapan. Selalu dan selalu ku coba tanamkan keoptimisan dalam diriku. Meski aku tidak selamanya selalu berpikir positif namun ku coba tanamkan pikiran positif pada diri orang-orang sekitarku walaup tidak mudah.

Kemarin ku teringat kembali kata dan kalimat dari beberapa orang yang ku anggap memiliki tingkat keimanan yang jauh lebih baik dariku, bahwasanya berharaplah hanya kepada Alloh dan mintalah segala sesuatu yang kita inginkan walau hal-hal kecil sekalipun dan kita anggap remeh hanya kepada Alloh. Ku tanamkan kata-kata itu dalam pikiranku dan ku coba selalu meminta kepada Alloh apa pun yang aku inginkan kepadaNya.

Mungkin orang lain yang mendengar doa-doa kecilku akan menertawakan jika mereka mendengarnya, tapi ku yakin Alloh tidak akan mentertawakan doaku dan akan mengabulkannya. Alhamdulillah jika meminta kepadaNya seakan seluruh doaku jaraknya sangat dekat dengan Alloh sehingga mudah sekali didengarNya. Perasaanku lebih tenang ketika aku memintanya hanya kepada Alloh, sedangkan ketika ku berharap kepada seseorang namun tidak terjadi apa yang aku inginkan, rasanya kesal dan marah. Tapi ketika meminta kepada Nya hanya ada perasaan pasrah dan tenang. Ketika apa yang kita minta kita dapatkan, rasanya syukur luar biasa.

Betapa tidak ku sadari begitu nyamannya ketika semua ku minta kepadaMu, karena memang aku tidak memiliki apapun tanpaMu, bahwa Alloh benar-benar tempat kita meminta. Minta saja segala sesuatu kepadaNya dan jangan pernah malu. Tetap berharap padaNya meski kita tahu bahwa diri ini berlumur dosa dan seringkali berlaku khilaf dan berlebihan. Menurutku justru semakin kita menyadari bahwa diri ini rendah dan hina di hadapanNya kepada siapa lagi kita akan meminta bantuan? kepada siapa lagi kita meminta hal-hal yang tidak mungkin kita wujudkan sendiri? dan kepada siapa lagi kita berharap apa yang kita minta dan kita lakukan diridhoiNya?

Setiap kali ku berkeluh kesah akan lelahnya perjalanan hidup ini, kembali ku teringat perkataan seseorang yang penting bahwa kita akan beristirahat ketika kita tidak lagi bernapas dan tidak lagi berada di dunia yang memang membutuhkan perjuangan.

Betapa azabMu begitu pedih ya Robb, tapi aku tahu kasih sayangMu rahman rahimMu begitu luas, pengampunanMu tiada tara. Maka jangan pernah berputus asa kepadaNya. Meski apapun yang telah terjadi dalam hidupku dan masa lalu yang telah dilalui namun Alloh selalu bersamaku. Terima kasih ya Robb karena Engkaulah yang selalu menemani hari-hariku dalam tangis dan tawaku. Ku harap ku tetap dan selalu mengingatMu, maka tunjukkanlah aku selalu jalan yang lurus dan jangan pernah membiarkanku melakukan hal yang tidak Kau sukai karena Engkaulah sebaik-baiknya pelindung. Ku mohon lindungilah aku dari kerasnya dunia dan perjalanan akhirat yang melelahkan dan lukislah seulas senyuman diwajahku saat ku menatap syurga dan di izinkan melihat wajahMu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siapa aja boleh komentar disini,

Terima kasih telah menggunakan bahasa yang santun .. ^_______^